MENTERI SOSIAL RI ADAKAN RAKOR DEMI WUJUDKAN INDONESIA BEBAS LOKALISASI PROSTITUSI TAHUN 2019
News Update

By Muhammad Firdaus (Kelas Linux) 22 Apr 2018, 20:40:23 WIBDaerah

MENTERI SOSIAL RI ADAKAN RAKOR DEMI WUJUDKAN INDONESIA BEBAS LOKALISASI PROSTITUSI TAHUN 2019

Keterangan Gambar :


Sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI) dengan pemerintah daerah pada Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Tahun 2015 tentang "Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019", atas kerja sama dengan pemerintah daerah, sebanyak 125 lokalisasi berhasil ditutup dari 168 lokalisasi yang ada dan sekitar 20.000 eks wanita tuna susila dipulangkan ke keluarganya.

Dalam rangka mengkoordinasikan percepatan dan upaya penutupan bagi sisa lokalisasi yang belum ditutup, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Cq. Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang menggelar Rakor Nasional Penanganan Prostitusi dan Supporting Penutupan Lokalisasi.

Rakor ini dibuka langsung oleh M. Idrus Marham selaku Menteri Sosial RI dan akan digelar selama 3 hari, mulai 18-20 April 2018 tepatnya di The Media Hotel & Towers Jakarta.

Sebanyak 26 Bupati/Walikota di Indonesia ikut serta dalam Rakor ini, termasuk Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. Rakor ini membahas rencana Aksi penanganan eks Wanita Tuna Susila (WTS) dan dukungan penutupan lokalisasi 2018. Dipaparkan pula sekilas keberhasilan penutupan lokalisasi oleh Bupati dan Walikota yakni Walikota Surabaya dan Bupati Jayapura.

Bupati Nunukan pun mendukung kegiatan ini demi mewujudkan Indonesia Bebas Lokalisasi dan Prostitusi. (RDJ)