1 / 1

Plt. Bupati Nunukan Inspektur Upacara HUT Kabupaten Nunukan Ke 21

Faridil Murad : Sekali layar terkembang pantang surut ke tepian, Panekindi Debaya, mari bersama membangun daerah.

WARTA HUMAS – Di tengah Pandemi Covid – 19 Upacara hari jadi Kabupaten Nunukan digelar sederhana dalam suasana yang hikmat dan dilaksanakan dengan protokol Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lt. V Kantor Bupati Nunukan, Senin (12/10/2020). Plt. Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad, SE.,MM hadir selaku Inspektur upacara.

Tampak turut hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Nunukan beserta anggota DPRD, unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili oleh Kadisnakertrans Provinsi Kalimantan Utara, Pimpinan Organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, mantan Bupati, Paslon Pilkada 2020, Pimpinan Perbankan, pimpinan perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi wanita serta organisasi kepemudaan di kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad menyampaikan bahwa bisa sampai di usia yang ke 21 tahun Kabupaten Nunukan memiliki rentetan sejarah yang cukup panjang sejak berdiri sampai dengan saat ini.
Menurut Faridil sejak berdiri di pada tanggal 12 oktober 1999 berdasarkan undang undang nomor 47 tahun 1999 kita tidak boleh melupakan jasa bupati Bulungan kolonel R.A Bessing yang memperjuangkan pemekaran kabupaten Nunukan.. Setelah itu sejarah terus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kabupaten Nunukan. Lembar demi lembar sejarah ditorehkan dalam perkembangan kabupaten Nunukan. Dinamika perkembangan masyarakat terus berlanjut menuju percepatan pembangunan di kabupaten Nunukan yang berjalan cukup pesat.

“ Sejak berdiri sebagai kabupaten Nunukan tahun 1999 hingga saat ini, sudah 11 kali dilakukan pemekaran sehingga hingga kini kabupaten Nunukan telah menjadi 21 kecamatan. Hal ini menandakan bahwa pemerintah berkeinginan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendekatkan layanan kepada masyarakat agar semakin mudah”, ujar Faridmil .

Pada pelaksanaan peringatan hari jadi kabupaten Nunukan tahun 2020 ini mengangkat tema “gigih membangun dae
rah”. Menurut Faridil tentunya ini buka sekedar slogan semata, namun menjadi sebuah perenungan atas kegigihan bersama selama 21 tahun kabupaten Nunukan berdiri dengan segala pencapaian yang telah diperoleh, sekaligus menjadi pelecut semangat dan pembakar motivasi untuk menghadapi tantangan kedepan yang semakin kompleks. Terlebih saat ini seluruh bangsa tak terkecuali masyarakat di kabupaten Nunukan menghadapi pandemi covid – 19 yang berdampak terhadap semua sendi kehidupan masyarakat. Saat ini masyarakat sedang menghadapi situasi yang sulit sebagai akibat merebaknya wabah covid – 19. penyakit ini tidak mengenal batas negara, semua punya potensi yang sama bisa terpapar penyakit ini sepanjang belum ditemukan obat dan vaksin yang diharapkan bersama, maka tidak ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran covid – 19, selain dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Demikian juga di tahun 2020, di tengah pandemi yang masih merebak ini, di usia kabupaten Nunukan yang 21 tahun ini, kita semua segenap masyarakat di provinsi Kalimantan Utara terkhusus kabupaten Nunukan akan menghadapi perhelatan akbar pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara serta bupati dan wakil bupati kabupaten Nunukan. Sebuah tantangan yang harus kita hadapi dan menjadi momentum bersama untuk kita laksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat”, tambah Faridil.

Di akhir sambutannya Faridil menyampaikan mengajak segenap laipsan masyarakat untuk saling bekerjasama dan bahu membahu menghadapi segala tantangan kedepan, terkhusus dalam menghadapi momen pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara serta bupati dan wakil bupati Nunukan tahun 2020 ini.

“ Kiranya dapat kita jadikan sebuah lompatan dalam perlawanan terhadap merebaknya pandemi covid – 19 yang kita wujudkan dengan kepatuhan yang tinggi terhadap protokol kesehatan pada setiap tahapannya, dan sebagai momentum untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan. Dengan semangat “Gigih Membangun Daerah” mari kita jaga dan tegakkan martabat bangsa indonesia di perbatasan menuju masyarakat yang adil dan sejahtera, menjadi masyarakat yang tangguh menuju kabupaten Nunukan yang semakin gemilang, sekali layar terkembang pantang surut ke tepian, Panekindi Debaya, mari bersama membangun daerah”, tutup Faridil (Humas).

Bagikan ke...

abdurrahman rahman

Comments

X