1 / 1

HABIS OLAH RAGA, EMAK – EMAK SENANGNYA BELANJA DI PASAR TANI

News Update – Semenjak dibuka kembali pada awal bulan September lalu, setelah sebelumnya ditutup karena adanya pandemi covid – 19, keberadaan Pasar Tani di Alun – alun Nunukan setiap hari Minggu pagi semakin diminati warga. Hal itu tampak dari semakin bertambahnya jumlah penjual dan pembeli yang meramaikan pasar yang menjual berbagai jenis hasil pertanian tersebut di setiap akhir pekan.

Masyarakat, terutama kalangan emak – emak yang habis berolah – raga di alun – alun setiap hari Minggu pagi mengaku senang belanja di Pasar Tani karena harganya lebih murah, barang yang dijual, terutama sayur – mayur seperti sawi, bayam, tomat, jagung dan cabe kondisinya masih segar karena baru saja di panen. Namun yang pasti, belanja di Pasar Tani bisa lebih praktis dan menghemat waktu.

“Tidak perlu jauh – jauh, sehabis olah – raga langsung bisa belanja sekalian,” kata salah seorang ibu sambil memilih – milih sayur yang hendak dibelinya.

Harga – harga komoditas pertanian yang dijual di Pasar Tani bisa lebih murah karena yang langsung menjual adalah para petaninya langsung. Berbeda halnya dengan di pasar umum, harga biasanya sudah agak mahal karena penjualnya bukan petani langsung. Penjual di pasar umum membeli hasil pertanian dari petani, dan selanjutnya menjualnya kembali dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Pasar Tani adalah salah satu program yang dijalankan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan bekerjasama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Keberadaan Pasar Tani diharapkan bisa membantu para petani menjual hasil – hasil pertaniannya secara langsung kepada masyarakat dengan harga yang wajar, dan di sisi lainnya memberikan harga yang lebih murah bagi masyarakat.

Selain para petani, saat ini beberapa warga juga mulai memanfaatkan Pasar Tani untuk menjual berbagai jenis kue – kue olahan hasil pertanian. Pemerintah berharap kehadiran Pasar Tani bisa semakin diterima secara baik oleh masyarakat, sehingga pada akhirnya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama para petani. (Humas/Diskominfotik)

Bagikan ke...

Meirita Syaputri

Comments

X